Minggu, 26 Oktober 2008
Ciliwung Surga terakhir yang terlupakan
Kegiatan penjelajahan kamu di Ciliwung telah mencapai tingkat yang advanced, kalau sebulan saja tidak mengunjungi Ciliwung, seperti makan tanpa garam. Komunitas kami juga telah bertambah banyak dengan bergabungnya para pemuda yang merupakan penduduk asli Ciliwung kedalam wadah kami, sehingga semoga saja kami bisa memberikan asupan informasi mengenai olah raga menembak kepada mereka dengan baik dan benar. dengan harapan mereka bisa menjadi jagawana hutan perifer Ciliwung yang yang indah. beberapa foto jelajah Ciliwung telah kami tampilkan.
Kamis, 17 April 2008
Penjelajahan tanpa akhir
Wah berjalan diantara hutan bambu dan hutan semak tinggi sangat mengasyikan. jarang sekali di jakarta ataupun depok masih ada tempat yang bisa dijadikan hunting ground seperti ini. Kemarin kita full force. Ada tamu dari pondok gede ikutan kita. hasil kemarin beberapa ekor biawak jadi sate yan cukup enak. Sniper, kapten, profesor ama kopral sampai turun ke Ciliwung buat nguber biawak didelta sungainya. Hampir profesor kebawa derasnya air ciliwung. alesannya sih karena sepatu botnya berat keisi air. Kita udah email Pak Iswar yang dari cimanggis tetapi yang bersangkutan dah kita tunggu tidak muncul. perjalanan di mulai dari pukul 06.00 hingga pukul 14.00. Memang diperlukan stamina yang sangat prima untuk ikutan perjelajahan mingguan ini. berjalan dalam medan yang full tension, baik tanjakan yang hampir 90 derajat hingga arus air yang deras membuat kita asyik hingga suka lupa menembak buruan. Tapi itulah hakikat penjelajahan mingguan kami.
Kamis, 14 Februari 2008
Penjelajahan Mingguan
Bagi yang berminat ikut penjelajahan mingguan, bisa kontak ke Pak Kapten di narlis@intecs.com atau datang langsung ke Perum Permata Depok Blok Mirah.
Penjelajahan mingguan 2008
Kami menjelajah hutan perifer Ciliwung. Sebaran tumbuhan didominasi oleh pohon bambu betung. hewan yang terlihat ada adalah musang, tenggarangan, biawak, kalong, bajing. yang populasinya terbanyak adalah biawak dan bajing. setiap rumpun bambu di huni sekitat 2 hingga 5 ekor bajing.
Jumat, 25 Januari 2008
Perawatan Senapan Angin
PERAWATAN SENAPAN ANGIN
by rosyidbedhil - 2007/11/27 06:47

by rosyidbedhil - 2007/11/27 06:47

Lubrikasi (oiling)
semua part yg sifatnya tuas bergerak, seperti lengan pompa atau cocking bar, atau barrel baseblock (pada breaking barrel) dengan maksud supaya action-nya lancar dengan minyak singer juga bisa, tapi paling ideal dengan pen gun oil atau pakai minyak senjata yg punya aparat organik, atau pake oli mesin juga bisa, secukupnya saja. Untuk senapan pompa hindari memberi minyak berlebihan pada klep pompa atau tabung pompa, karena akan ikut masuk ke tabung angin, selain akan mempercepat keausan seals juga akan terikut gas ke laras, yangg akan membuat peluru gampang "terpeleset" jadi kurang akurat. Selanjutnya khusus springer juga perlu lubrikasi pada klep piston,dan breech seal khususnya yg terbuat dari kulit, karena setiap action pasti akan semakin kering. Kalau yang terbuat dari bahan sintetis (seperti karet) tidak perlu di minyaki, kalau klep piston plastik (seri HW) cukup satu tetes minyak silikon. Untuk mainspring tidak perlu diminyaki, kecuali ada suara kasar dan kesan "seret" bisa diberi gamo gun oil. Untuk senapan pompa, sebaiknya setiap kali nyimpan dipompa satu kali supaya seal/klep meregang (lebih awet) dan menghindari debu masuk. Demikian juga PCP sebaiknya disimpan dalam kondisi ada gas (meskipun sedikit), dengan maksud serupa. Untuk membersihkan laras dari sisa timah paling aman memakai tali yg dimasukkan ke laras dan diujungnya dibuat simpul untuk meletakkan sobekan kain kaos yg ditetesi Sheath oil, sekaligus berfungsi mencegah karat. Minyak yg sama bisa digunakan juga untuk melapisi body senapan supaya tidak berkarat. Tapi paling aman, seluruh body senapan termasuk laras dibalut dengan stiker spotlight (yg buat motor)untuk menghindari karat, khususnya yg berasal dari kejahatan asam keringat tangan, Untuk penyimpanan, idealnya ada lemari khusus yg dilengkapi lampu, air, dan bubuk penyerap kelembaban supaya optik scope (kalau ada) tidak berjamur. Idealnya tiap minggu kondisi senjata dicek dan di test fire untuk mengetahui apakah ada yg tidak beres atau kotor.
(http://www.indoft.com/images/fbfiles/images/oils.jpg)
semua part yg sifatnya tuas bergerak, seperti lengan pompa atau cocking bar, atau barrel baseblock (pada breaking barrel) dengan maksud supaya action-nya lancar dengan minyak singer juga bisa, tapi paling ideal dengan pen gun oil atau pakai minyak senjata yg punya aparat organik, atau pake oli mesin juga bisa, secukupnya saja. Untuk senapan pompa hindari memberi minyak berlebihan pada klep pompa atau tabung pompa, karena akan ikut masuk ke tabung angin, selain akan mempercepat keausan seals juga akan terikut gas ke laras, yangg akan membuat peluru gampang "terpeleset" jadi kurang akurat. Selanjutnya khusus springer juga perlu lubrikasi pada klep piston,dan breech seal khususnya yg terbuat dari kulit, karena setiap action pasti akan semakin kering. Kalau yang terbuat dari bahan sintetis (seperti karet) tidak perlu di minyaki, kalau klep piston plastik (seri HW) cukup satu tetes minyak silikon. Untuk mainspring tidak perlu diminyaki, kecuali ada suara kasar dan kesan "seret" bisa diberi gamo gun oil. Untuk senapan pompa, sebaiknya setiap kali nyimpan dipompa satu kali supaya seal/klep meregang (lebih awet) dan menghindari debu masuk. Demikian juga PCP sebaiknya disimpan dalam kondisi ada gas (meskipun sedikit), dengan maksud serupa. Untuk membersihkan laras dari sisa timah paling aman memakai tali yg dimasukkan ke laras dan diujungnya dibuat simpul untuk meletakkan sobekan kain kaos yg ditetesi Sheath oil, sekaligus berfungsi mencegah karat. Minyak yg sama bisa digunakan juga untuk melapisi body senapan supaya tidak berkarat. Tapi paling aman, seluruh body senapan termasuk laras dibalut dengan stiker spotlight (yg buat motor)untuk menghindari karat, khususnya yg berasal dari kejahatan asam keringat tangan, Untuk penyimpanan, idealnya ada lemari khusus yg dilengkapi lampu, air, dan bubuk penyerap kelembaban supaya optik scope (kalau ada) tidak berjamur. Idealnya tiap minggu kondisi senjata dicek dan di test fire untuk mengetahui apakah ada yg tidak beres atau kotor.
(http://www.indoft.com/images/fbfiles/images/oils.jpg)
Rabu, 23 Januari 2008
Langganan:
Postingan (Atom)